tomodachi (blog ver)

yap akhirnya kembali meratapi nasib lagi di wc kosan bu’ mala
sekian tahun sudah hidup sebagai pengangguran, karena  perusahaan sekarang hanya mau meminang karyawan berkualitas bibit-bebet-bobotnya, tak tersisa tempat untuk lulusan sastra jawa yang ber-ipk pas-pasan sepertiku.
memandangi jamban ini membuatku berfikir betapa tidak berharganya hidupku.
Mungkin sebaiknya hidupku berakhir secepatnya,sudah 29tahun hidup berasal dari gaji pensiun bunda yang sudah lama menjanda.
tak ada yang bisa dibanggakan dari hidup yang berlabel “sampah masyarakat”

lalu untuk apa aku exis?
Bukankah sebaiknya sampah dihanguskan?sama seperti 3batang yang aku buang pagi ini?
Apa sebaiknya aku mati saja?
Biar bunda bisa menikmati gaji pensiun disisa hidupnya?
Dengan aku mati baco tak perlu berbagi kamar kosan?
Bila existensiku hilang,siapa yang bersedih? dunia semakin bersih dengan hilangnya satu sampah.
bunuhdiri, penderitaan 29th akan berakhir dalam beberapa menit.

Oke..

Hanya itungan menit dengan merendam kepala dibak semua senang, aku pun senang……

” blubbb-bluilbb

~15s

~30s

~50s

~60s

~98s

TOK,,TOKK,,,,TOKK,,TOKTOK,,
“TOOO!! PARTOOO! GANTIAN DONG WC NYAA!! BURUANNN!
!”
“huaaahhhh brrurrr apaan sih lo Co!! Gangguin orang mau bunuhdiri aje!!”
“Hahaha lo mau bunuhdiri to?  gw males ngurusin mayat bau pup”
“eh to, lo mw ikutan sukuran gw ditolak ngelamar dibank ga?”
“hadeh itumah namanya sukurin,bukan sukuran, lagipula mana ada yang mau nerima orang ambon lulusan sastra jawa, lo penghianat daerah asal co, ngapain juga lo pke sukuran?”
“hahahah gapapa,orang yang selalu sial kek kita ini apa lagi yang mau dibikin sukuran klo bukan kesialan kita? ”
“Ogah ah,lo aja sono, gada gw juga sama ajekan?”
“Yeeee gada lo percuma, lo satu-satunya temen gw, lagi pula cuma lo yang senasib ama gw”
“jiaahhh… Oke deh gw ikut”
“yuk buurann”

Byurrr,,,

sreeeeeetttttt,,

cklikkk,,,

ngeeettttttt,,


Ku buka pintu, dan sekali lagi ku menatap matahari berkat baco, mungkin dia tidak sadar sudah menyelamatkan satu sampah ini,hehehe.

“Kenapa pala lo basah?”
“Kan uda gw bilang gw pengen bunuh diri,,,”
Tapi selama sampah itu masih dibutuhkan oleh beberapa orang,maka belum waktunya di buang. sampah itu masih punya tugas didunia ini.

Chi trova un amico, trova un tesoro
“Seseorang yang menemukan teman,dia menemukan harta karun”
Dan sayangnya kata-kata itu tidak dipelajari dikampus jurusan sastra jawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: