E-BUSINESS

E-BUSINESS

E-business sendiri menurut wikipedia adalah aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi transaksi dan salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha. Secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi.

Manfaat dari e-business membuat sebuah perusahaan atau badan usaha untuk menggabungkan pemrosesan data internal dan eksternal sehingga menjadi lebih fleksibel dan efisien agar lebih dekat dengan suplier dan partner serta meningkatkan kepuasan terhadap konsumen .

Dalam e-business terdapat 3 bagian proses penting, yaitu:

  1. Production process : termasuk didalamnya produksi, pemesanan dan pergantian stok, pemrosesan pembayaran, berhubugan dengan suplier secara elektronik, dan lainnya.
  2. Costumer-focused process : termasuk didalamnya proses marketing dan promosi, penjualan lewat internet, pemrosesan pembelian konsumen, suport konsumen, dan lainnya.
  3. Internal management process : manajemen proses, training karyawan, video conference, rekuit karyawan, aplikasi elektronik untuk mengatur data dalam organisasi untuk meningkatkan produktivitas dalam menentukan kebijakan organisasi.

Banyak yang menyamakan antara e-commerce dan e-business, sebenarnya ada perbedaan yang paling mendasar didalamnya, e-commerce lebih menekankan kepada proses elektronik dalam penjualan dan pembelian dan lebih kepada business-to-consumer, yang berarti lebih menekankan bagaimana sebuah bisnis menggunakan teknologi untuk mengkatkan pelayanan terhadap konsumen.

Sedangkan e-business sendiri lebih bersifat general mencakup semua aspek bisnis ttermasuk penjualan, produksi dan sebagainya,baik secara internal maupun eksternal. Beberapa pengelompokan e-business berdasarkan hubungan antara produsen dan client diantaranya :

  • business-to-business (B2B)
  • business-to-consumer (B2C)
  • business-to-employee (B2E)
  • business-to-government (B2G)
  • government-to-business (G2B)
  • government-to-government (G2G)
  • government-to-citizen (G2C)
  • consumer-to-consumer (C2C)
  • consumer-to-business (C2B)
  • online-to-offline (O2O)

Dalam pengaplikasiannya sebuah organisasi harus memutuskan model yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhanya. dan model model yang paling umum digunakan adalah:

  • E-shops
  • E-commerce
  • E-procurement
  • E-malls
  • E-auctions
  • Virtual Communities
  • Collaboration Platforms
  • Third-party Marketplaces
  • Value-chain Integrators
  • Value-chain Service Providers
  • Information Brokerage
  • Telecommunication
  • Customer relationship

E-BUSINESS PADA NULISBUKU.COM

 

Nulisbuku.com adalah sebuah perusahaan jasa layanan penerbitan buku yang menerbitkan buku untuk para penulis yang ingin menerbitkan sendiri tulisanya. Nulisbuku.com merupakan sebuah startup lokal yang ide nya dicetuskan oleh seorang initiator startup lokal yang juga seorang penulis buku dan blog yang bernama Aulia Halimatussadiah dengan nama pena ollie. Ide awal dari nulisbuku.com adalah bagaimana memfasilitasi penulis yang ingin memnerbitkan dan menjual karyanya sendiri.

Berbeda dengan penerbit konvensional, nulisbuku.com mencetak buku berdasarkan pesanan yang disebut POD (print on demand) dan para penulis bebas menerbitkan tulisanya secara gratis tanpa prosedur yang rumit dibandingkan dengan penerbitan secara konvensional sehingga terjadi penyerderhanaan proses produksi dalam produksi buku.

PRODUCTION PROCESS : PROSES PRODUKSI BUKU (KONVENSIONAL VS POD)

Pada penerbit konvensional penulis menyerahkan naskahnya kepada pihak penerbit kemudian penerbit akan menilai naskah tersebut apakah layak untuk diterbitkan atau tidak dan penilaiannya pun lebih bersifat subjektif dilihat dari sudut pandang penerbit apakah sesuai dengan visi penerbit, apakah mempunyai potensi yang menguntungkan secara finansial kepada penerbit dan sebagainya. Bila naskah tersebut disetujui, maka akan ada tahap editoring, dimana naskah penulis akan mengalami revisi hingga disetujui oleh editor penerbit. Bila tahap tersebut terpenuhi barulah naskah tersebut akan dicetak. Alurnya seperti bagan di bawah ini  :

Dalam kasus ini, penerbit konvensional memerlukan beberapa proses untuk akhirnya bisa memproduksi buku dan mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya :

  1. Banyak draft naskah yang tidak bisa naik cetak.
  2. Membutuhkan lebih banyak waktu hingga akhirnya bisa naik cetak.
  3. Membutuhkan lebih banyak biaya hingga bisa akhirnya naik cetak.
  4. Ada resiko dipasaran stock buku kekurangan atau pun kelebihan.
  5. Banyak hasil cetak yang terbit dipasaran tidak sesuai dengan idealisme awal penulis.

Point di atas merupakan kelemahan bila menggunakan sistem produksi penerbitan konvensional. Hal ini berbeda dengan sistem produksi nulisbuku.com dimana penulis menyerahkan atau mengupload naskahnya kemudian nulisbuku.com akan content buku(tidak mengandung sara) menentukan harga jualnya sendiri beserta jumlah cetaknya dan bila ada permintaan buku, penerbit akan langsung mencetaknya sesuai permintaan pasar disini terjadi pemangkasan proses editoring, analisis bisnis, dan analisis pasar oleh penerbit. Bagan alur prosesnya akan seperti dibawah ini :

Penerbitan print on demand yang dilakukan memiliki keunggulan dibanding penerbitan yang dilakukan oleh penerbit konvensional diantaranya :

  1. Hanya sedikit draft naskah yang tidak bisa naik cetak karena mengandung SARA.
  2. Menghemat lebih banyak waktu hingga akhirnya bisa naik cetak.
  3. Menghemat lebih banyak biaya hingga bisa akhirnya naik cetak.
  4. Tidak ada resiko dipasaran stock buku kekurangan atau pun kelebihan.
  5. Hasil cetak yang terbit dipasaran sama persis dengan naskah awal yang ditulis penulis.

Costumer-focused proses : proses business-to-consumer (penerbit konvensional vs nulisbuku.com)

Pada penerbit konvensional, penerbit selaku produsen harus melewati beberapa tahap hingga akhirnya buku bisa sampai kepada tangan konsumen. Produsen harus menyalurkan bukunya kepada distributor terlebih dahulu, kemudian dari distributor buku-buku tersebut dijual kepada konsumen, bila digambarkan dalam diagram makan akan seperti gambar dibawah ini :

Pada sistem penjualan konvensional yang dilakukan oleh penerbit konvensional tentu saja mempunyai beberapa kelemahan diantaranya :

  1. Membutuhkan lebih banyak waktu hingga akhirnya bisa sampai ketangan konsumen.
  2. Membutuhkan lebih banyak biaya hingga bisa akhirnya sampai ketangan konsumen.
  3. Membutuhkan manajemen yang lebih kompleks dalam pemasaran.

Namun nulisbuku.com dalam berhubungan dengan konsumen menjual bukunya menggunakan sistem e-commerce melalui media online atau website sehingga nulisbuku.com dapat langsung mendistribusikanya ke konsumen, dan memangkas beberapa proses yang seharusnya ada dalam penjualan konvensional yang dilakukan oleh penerbit pada umumnya. Berikut bagan alurnya :

Penjualan dengan menggunakan sistem e-commerce mempunyai beberapa keunggulan di banding dengan penjualan konvensional, diantaranya :

  1. Membutuhkan lebih sedikit waktu hingga akhirnya bisa sampai ketangan konsumen.
  2. Membutuhkan lebih sedikit biaya hingga bisa akhirnya sampai ketangan konsumen.
  3. Membutuhkan manajemen yang lebih simple dalam pemasaran.

Secara keseluruhan apa yang dilakukan oleh nulisbuku.com merupakan terobosan didalam bidang penerbitan buku dengan lebih mendekatkan bisnisnya kedalam bentuk e-business yang sebelumnya tidak dilakukan oleh penerbit konvensional. Nulisbuku.com lebih bersifat melakukan pendekatan kepada penulis dan komunitas penikmat buku dan penulis berbeda dengan penerbit konvensional yang lebih berorientasi pada bisnis dan perusahaan. Nulisbuku.com memfasilitasi para penulis dan bibit baru untuk mempublikasikan karyanya yang sebelumnya kesulitan untuk menembus penerbit konvensional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: