IPO facebook sebagai perusahaan .com yang rentan bubble

Akhir akhir ini bursa saham di hebohkan dengan IPO sebuah perusahaan .com yang berbasis social media facebook, sebelum di keluarkan IPO facebook oleh nasdaq beberapa investor banyak yang berpendapat bahwa facebook akan menjadi investasi yang sangat menguntungkan dan beberapa sangat skeptic facebook akan menuai sukses.

Fenomena ini sekarang semakin marak terjadi, fenomena di mana perusahaan .com yang akhir nya memasuki pasar, hal ini seolah menjadi trend saat sekarang ini, seiring prerusahaan-perusahaan startup pun menjamur, kita tidak bias menilai bahwa perusahaan .com atau pun perusahaan startup tidak akan mamapu bertahan lama, karena perusahaan .com pun banyak yang menuai sukses, seperti google dan kawan kawan

Namun sifat skeptis para investor ini muncul dikarenakan perusahaan .com kebanyakan tidak mempunyai model bisnis yang jelas, dan hal trend perusahaan .com juga masih terbilang baru, sehingga banyak investor juga yang meragukan setiap masuk nya perusahaan .com kedalam bursa, karena mindset para investor adalah profit, dan bagaimana perusahaan .com dapat memenuhi nya? Dengan hanya layanan berbasis www.

Seperti yang kita lihat baru baru ini, sebelum IPO perusahaan yang di dirikan mark zuckerberg ini cukup dibilang fenomenal, para investor banyak yang menilai facebook akan menuai sukses, dinilai dari keuntungan facebook yang kian melonjak, hal itu demand akan saham facebook semakin besar dan isu isu IPO facebook pun menjadi perbincangan hangat di kalangan investor

Pada awalnya isu harga perdana perlembar saham facebook di perkirakan sekitar 75-100 dollar, harga yang cukup fantatis untuk pembukaan perusahaan .com, perkiraan harga ini berdasarkan rumor yang beredar saat itu dikarenakan demand yang cukup besar dari para investor, di lain pihak bebrapa pengamat menyatakan harga itu tidak rasional disbanding resiko nya.

Hal ini tergambarkan dalam diagaram dibawah ini yang menjelaskan perbandingan dengan perusahaan non .com atau ford.

Dari gambar diatas menjelaskan bahwa ford mempunyai keuntungan yang jauh dari facebook, dan profit yang lebih dari facebook, dan juga asetnya, namun market cap facebook 3x lipat dari ford, hal ini memuncul kan pendapat pesimis dari para kritikus yang skeptic pada facebook, bagaimana bias saham perusahaan tersebut harganya cukup tinggi, terlebih lagi ada anggapan bahwa akan merusak pasar bursa.

Facebook dianggak hanya akan menciptakan bubble dimana mempunyai nilai tinggi di awal dan akan dengan sangat cepat terjun bebas, pendapat ini berdasarkan nilai harga yang tinggi dan bagaimana perusahaan tersebut dapat menjamin modal investor kembali bila perusahaan tersebut bangkrut.

Dalam kasusnya diatas, bila ford mengalami kerugian, ford akan dengan mudah menjual asset nya untuk mengembalikan modal para investor, namun lain hal nya dengan facebook yang mempunyai asset kecil sehingga tidak bias mengembalikan dana investor, pada akhir nya banyak investor yang rugi total dan tidak bias menginvestasikan kembali dana nya, tentu saja ini juga akan memebuat efek domino di pasar bursa, pasar bursa juga ikut mengalami kelangkaan dana dari para investor.

Hal hal semacam ini mungkin yang perlu diperhatikan lagi bagi para investor yang ingin menanamkan dana nya pada perusahaan .com dikarenakan sifat nya yang rentan akan bubble. Karena hingga sekarang belum ada bagaimana model investasi yang tepat bagi investor untuk perusahaan .com sejenis facebook ini.

Bias dilihat juga dengan analisis menggunakan google trend yang menunjukan kepopuleran sebuah website dari waktu ke waktu, sebagai perbandingan kali ini dengan situs jejaring friendster yang sudah ada lebih dulu dari facebook yang cukup terkenal pada jamanya.

Dari sini bias kita lihat bahwa umur social media friendster berselang hanya 3th setelah mencapai puncak popularitasnya situs tersebut langsung drop di tahun berikut nya dan hingga ke level terendah pada saat ini. Situs jejaring itu sendiri mempunyai banyak factor yang mempengaruhi nya hingga langsung turun ke level terendah saat sudah mencapai puncak nya, salah satu factor yang umum didalam perusahaan .com adalah banyak nya pesaing yang bias masuk atau pun meniru ide perusahaan sebelum nya, hal itu dengan mudah dilakukan dalam model bisnis .com, banyak nya perusahaan yang timbul tenggelam seiring perkembangan teknologi dan trend minat pengguna yang cenderung berubah dan cepat bosan.pada kasus friendster di atas dikarenakan muncul nya facebook sebagai competitor yang berhasil merebut pasar friendster.

Bila menengok kembali apa yang terjadi pada facebook.com berdasarkan google trend

bisa kita lihat di atas pada tahun 2009 hingga 2010 facebook mengalami peningkatan popularitas yang cukup signifikan, namun pada tahun 2011 hingga sekarang perkembangan ny lebih cenderung statis, kemungkinan besar bila tahun ini tidak mengalami peningkatan kemungkinan besar tahun ini adalah puncak teratas dari populirtas facebook dan sudah  mencapai puncak kebosanann pengguna nya, seiring semakin banyak nya social media yang sejenis yang juga menarik minat pengguna yang tidak terbilang sedikit.

pada awal pembukaan harga saham facebook, harga pelembar nya mencapai $38, saat itu demand cukup besar hingga berbanding 1:20 satu lembar saham facebook diminati 20 orang investor, sehingga yang mendapatkan saham tersebut hanya orang orang tertentu, dan saat itu harga saham langsung melonjak menjadi $42 dollar

namun kenaikan tersebut tidak bertahan lama, harga penututpan di hari itu saham facebook langsung merosot menjadi $35 persaham, penurunan tersebut banyak kritikus yang menilai hal tersebut sebagai efek dari krisis yunani, dan pada hari berikut ny banyak investor kecewa dan melakukan aksi jual, hingga pada hari ini tanggall 30 mei harga saham facebook turun hingga $31 persaham, dan terus turun hingg $28 pada tanggal 31 mei 2012.

bila penurunan tingkat kepopuleran facebook sendri turun dapat dipastikan para investor akan melepas saham nya dan besar kemungkinan buble akan terjadi dan tahun ini titik tertinggi nya, dan sekenario terburuk tidak mampunya facebook mengembalikan dana investor akan terjadi dan berdampak juga pada pasar bursa.

Walaupun begitu, sekarang masih terlalu cepat untuk menyimpulkan sekenario terburuk perusahaan .com tersebut, sebagai pemimpin facebook mark zurkeberg juga akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal tersebut, seperti yang kita lihat langkah meng-akuisisi startup instagram dalam nilai besar dan kemudian membuat aplikasi sejenis untuk versi iphone, menyediakan upload document, dan memperbaiki aplikasi berbasis mobile karena menyadari dunia IT akan beralih dari pc menjadi mobile. Apakah anda berminat berinvestasi pada perusahaan .com?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: