PERMASALAHAN TIKET ELEKTRONIK KRL

Saya punya pengalaman pribadi yang mungkin bisa jadi pelajaran bagi penumpang yang lain ataupun pihak e-tiketing kereta api. sebelumnya saya akan jabarkan secara detail permasalahanya sekalian mau curhat colongan.

cerita nya gini pada tanggal 27 agustus saya ke sushi tei makan cilok, cilok itu makanan dari aci, orang biasanya bilang aci di colok,, jadi nya cilok, percaya ga percaya ini foto saya makan cilok d sushi tei bersama teman teman kantor ini foto nya2013-08-27-23-27-34_deco

 

 

harga nya 5 ribu, tapi kalo cari di menu sushi tei mungkin enggak ada.
yup karena sebenernya saya beli di depan plaza indonesia harganya ny 5 ribu tapi maknyos,, makanan khas bandung, terus ke sushi tei pesen ocha yang gratisan, terus taro cilok nya di piring sushi, jadi kaya makanan jepang pake sumpit nyam nyam….cilok spesial tuh di depan plaza indonesia, selain pake bumbu kacang bsa di campur bumbu pedes, sama kecap, dan cilok nya empuk enggak alot,, sekali coba pasti ketagihan, dan kalo di taro di piring sushi tei bergengsi loh mas bro, ga kaya jajanan pasar :p

okeh okeh lanjut ke curhat utama. jadi gini setelah saya makan cilokusite alias ‘cilok sushi tei’ saya berniat antar pacar kesetasiun tanah abang, sesampai nya di stasiun tanah abang saya ngetap di gatein, dan 7 menit kemudian saya keluar ngetap di gate out, tapi malah ada warning pinalti dan ga bisa keluar, dan petugas nya menyuruh saya untuk ngetap ulang, dan saya coba beberapa kali tetap tidak bisa, dan akhir nya petugas dengan master card nya saya bisa keluar. tapi disuruh di proses di loket untuk di aktifkan kembali tiket multi tripnya. dan saat saya keloket ternyata kartu saya kena pinalti sebesar 7 ribu, sedangkan peraturan SOP yang berlaku, bila kurang dari satu jam tidak terkena pinalti bila gate in-gate out di stasiun yang sama, dan saya tidak merasa menyalahi prosedur.

dan saat itu petugas lebih kepada menyalahkan saya,

“mungkin mas masuk ga sesuai prosedur” “mungkin mas masuk tampa melakukan taping”

“tapi kan ga mungkin saya bisa masuk kalo ga taping? bapak sendiri kan liat tadi saya taping pas masuk?”

“oh saya mah ga liat mas taping, lagi pula sistim kan ga bisa bohong”

loh jadi saya yang salah? maksud situ saya bohong? zzzzzzz muke gile, tampa bukti yang jelas saya sudah di judge melanggar peraturan, dan dituduh bohong,

setelah berdebat panjang akhir nya datang satu orang lagi dengan pakaian biasa, dan sepertinya sih dia penanggung jawab nya, dan alhamdulilah orang nya lebih kooperatif, dan saat itu untuk menyelesaikan masalah tuduh menuduh dia menyuruh saya untuk meminta histori kartu saya, untuk melihat perkara nya. dan saya akhir nya masuk keruang staff dan nunggu sekitar 15 menit, dan akhir nya dia keluar dengan print histori kartu saya saat itu.

history kartu elektronik krl

sebener nya sih saya bukan masalah uang nya yang 7ribu, tapi saya gasuka di sudutkan semacam itu, dan ingin penjelasan biar kejadian gini ga terus terulang. dan benar saja, dalam print tersebut tercatat saya gate in pukul 19.53 dan gate out pukul 20.00, didalam peron saya hanya sekitar 7 menit. kenapa saya kena denda? kan perarturanya 1 jam? dan dia meminta maaf, mengakui kalau ini kesalahan sistem. dan duit pinalti yang di potong tadi tidak bisa di kembalikan karena sudah terlanjur dipotong, dan salah saya karena ga langsung ke loket untuk komplain.. trs saya menjawab “lah kan saya ga bisa keluar gimana bisa komplain? setelah saya keluar pake master card petugas baru saya bisa keluar” “iya tapi ini bapak juga dalam waktu yang singkat mengetap kartu berkali kali dalam waktu yang singkat” ” lah itu kan karena saya ga bisa keluar, dan petugas di sana yang menyuruh saya mencoba lagi, sampe beberapa kali ga bisa baru dia ngeluarin saya pake master card?” lagi lagi dia coba menyalahkan saya. sama ajeh deh ckckc…

setelah kejadian itu saya berasumsi, ada dua kemungkinan yang menyebabkan kesalaha sistem tersebut,

1. yang pertama mungkin gate menerapkan sistem jam lokal, dan ada selisih waktu perbedan pada gate in dan gate out, sehingga saat taping dalam waktu singkat pada waktu selisih tersebut, dinyatakan pinality melalui verfikasi secara lokal, sedangkan secara online jam pada server, tercatat memenuhi sarat, tapi jam lokal sudah menyatakan tidak valid. untuk hal ini mungkin perlu perbaikan pada settingan waktu jam lokal agar lebih presisi, dan singkron dengan jam server/online

2. yang kedua apabila semua gate menerapkan jam server, atau jam semua disyncro dengan jam server berarti letak kesalahan ada pada masalah transfer data ke server, dimana terjadi delay tidak realtime pada pengiriman dari gate ke server. bila ini masalahnya, solusi nya ada pada perbaikan software dengan penambahan verfikasi data, atau perbaikan infrastruktur agar dapat melayani trafik secara lebih cepat tidak terjadi delay.

jadi saat itu, saya hanya memberikan masukan mengenai pendapat saya tadi, dan memberikan masukan sistem etiketing ini harus di try out lagi beberapa kali dengan range waktu kurang dari 7 menit. bila ada masalah berarti sistem itu eror atau bermasalah, harus di lakukan pengecekan setting jam, atau bila tidak ada pinalti berarti memang saya yang lagi sial. ya semoga saja sibapak tadi melaksanakan saran saya agar bisa jadi pelaporan yang baik ke pada si pembuat sistim agar sistem lebih sempurna.

ya kesimpulanya sih sebagai pihak pengguna jasa KRL bila mengalami masalah seperti saya :

1 bila bermasalah jangan mencoba berkali2, sekali ga bisa, minta bantuan saja kepada petugas, agar lebih jelas sehingga kita tidak terlanjur terkena pinalti

2. bila anda merasa sudah benar, dan kesalahan bukan pada anda. coba saja minta history kartu kita, agar masalah nya jelas, dan sebenarnya itu adalah hak kita sebagai pengguna. transparasi dalam pertanggungjawaban.

dan pelajaran untuk penyedia jasa :

1. mending sebelum menjudge seseorang, sodorkan dulu bukti2 nya sehingga tidak terjadi perdebatan pepesan kosong yang berkepenjangan dan menyudutkan pengguna.

2. sop dalam menindak lanjuti harus di perbaiki, karena sistem menyalahkan kita bila kita gagal bertransaksi tapi tetap melakukan taping, namun di sisilain petugas menyuruh kita untuk mencoba beberapakali kegagalan baru mau membukakan pintu dengan master card nya.

ya akhirnya saat itu masalah sudah clear, walaupun saya rugi 7000 tapi masalah sudah jelas, dan setidaknya ada hasil sebagai masukan PT KAI untuk memperbaiki sistimnya.

tapi sembari sembari ngetik post ini, setelah di pikir pikir sayang juga ya 7000? ini kan sama aj saya di palak? saya ga salah tapi duit saya di ambil dengan alasan yang tidak masuk akal? yang salah sistem ny kenapa saya yang tekor? seharusnya kan saya yang dapat penggantian. ato malah ganti rugi. dan parahnya lagi kan saya ngasih masukan, harus nya dapet upah lagi. kan lumayan 7000. tadi makan di cilokusite aj cuma bayar 5000, kan lumayan bisa makan cilokusite lagi. 5000 dapet 10 cilok, kalo 7000 kan bisa dapet 7 cilok? ahhhh… pokok nya cilok is the best lah…..

2013-08-27-23-23-50_deco

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: