Summary predictably irrational (chpater 1) The truth about relativity (why everything is relative – even when it shouldn’t be)

Summary predictably irrational (chpater 1)

The truth about relativity (why everything is relative – even when it shouldn’t be)

Inti dari bab ini membahas ide

“manusia mempunyai kecendrungan membanding bandingkan, dan dalam memutuskan sesuatu manusia cenderung berdasarkan perbandingan tersebut”

seperti halnya sebuah linkaran akan terlihat besar apabila linkaran disekitarnya adalah lingkaran linkaran kecil, namun linkaran yang sama akan terlihat kecil apabila disekitarnya merupakan linkaran lingkaran besar, seperti gambar dalam linkaran ini.

LINKARAN BESAR KECIL

Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa linkaran merah disebelah kanan lebih kecil dari linkaran yang disebelah kiri, dengan mudah kita putuskan karena ada pembanding linkaran2 disekitar linkaran merah tersebut. Seperti gambar dibawah ini

LINKARAN MERAH

Bila kita hilangkan linkaran disekitar linkaran merah, kita akan sulit memutuskan linkaran mana yang lebih besar, atau kita akhir nya tau bahwa linkaran tersebut sebenarnya memiliki ukuran yang sama. Hal ini membuktikan bahwa pembanding disekitar sangat mempengaruhi keputusan kita dalam menilai baik x buruk, bagus x jelek, mahal x murah dst.

Didalam buku juga memberikan beberapa contoh. Seperti apabila anda akan membeli rumah, dan agent property menyarankan 3 rumah dengan harga yang sama.

  • Rumah pertama adalah rumah bergaya modern yang siap pakai
  • Rumah kedua adalah rumah bergaya antik namun perlu berbaikan sebesar 50% dari harga rumah
  • Rumah ketiga adalah rumah bergaya antik yang siap pakai

Lalu rumah mana yang akan anda pilih? Rumah pertama? Kedua? Ketiga?

Kebanyakan orang yang belum mempunyai keputusan ingin model rumah seperti apa, akan memilih rumah ketiga, rumah antik yang sudah siap huni. Kenapa? Karena rumah ketiga merupakan pilihan “decoy” (umpan) yang akhirnya mendorong kita untuk membandikang diantara rumah antik, dan dari rumah antik tersebut rumah ketiga adalah pilihan yang terbaik. Sehingga kebanyakan dari kita sepakat rumah ketiga adalah rumah terbaik untuk dibeli.

Seberapa besar pengaruh decoy tersebut mempengaruhi keputusan kita?

Bila kita lihat lagi lebih lanjut dengan menghilangkan alternatif decoy, maka pilihan tersebut menjadi seperti ini

Rumah mana yang sebaiknya dibeli?
– rumah bergaya modern siap huni
– rumah bergaya antik siap huni

Bila kembali ditanyakan kepada sejumlah orang yang sama, maka hasil akhirnya akan berbeda, jumlah pemilih rumah antik dan modern akan lebih merata. Sebagian org akan kesulitan membandingkan rumah modern dan rumah antik. Sederhananya seperti ini : bila kita sebut rumah modern adalah “A” dan rumah antik “B” maka kita akan sulit memutuskan diantara “A” dan “B” yang lebih baik, namun apabila kita menambahkan alternatif decoy “-B” maka saat memilihi diantara “A” dan “-B” dan “B” maka kita cenderung memilih “B” karena kita sudah mengerti kelebihan dan kekurangan “B” sedangkan untuk “A” kita tidak mengerti apa “A” sudah baik atau tidak dikarenakan tidak ada pembandingnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: