Summary predictably irrational (chpater 2) The fallacy of supply and demand (why the price of perls and everythings else is up in the air))

Summary predictably irrational (chpater 2)

The fallacy of supply and demand (why the price of perls and everythings else is up in the air)

inti dari bab ini membahas ide tentang harga awal/penahan/anchoring

untuk barang yang merupakan sesuatu yang baru, kita tidak mengetahui nilai dari barang itu, pentetapan harga awal dapat tidak rational, dan harga awal itu selanjutnya akan menjadi patokan dalam jangka panjang

manusia mempunyai prilaku yang hampir sama dengan angsa yang baru lahir. saat anak angsa melihat object bergerak untuk pertama kali, maka anak angsa itu akan menganggap sebagai ibu nya dan akan mengikuti selamanya, perilaku itu disebut fenomena imprinting. dimana prilaku manusia yang membuat keputusan awal berdasarkan apa yang ada di sekeliling nya, dan keputusan awal/acnhoring itu akan terus menjadi patokan dalam jangka waktu yang panjang.

dalam buku ini anchoring dibuktikan lebih lanjut dengan melakukan experimen terhadap 55 siswa dari kelas managemen. tahap pertama para siswa diminta untuk mencata 2 digit terakhir dari kartu identitas mereka, kemudian di tulis pada pojok kanan atas gambar2 yang tersedia sebagai dolar, hal ini bertujuan untuk membuat penilaian perserta terhadap harga awal barang tersebut terpenaruh oleh 2 digit kartu identitas mereka.kemudian berdasarkan item yang terdapat pada gambar itu para peserta diminta menawarnya dalam sebuah lelang.

hasil dari percobaan menunjukan bahwa semakin besar digit identitas mereka, maka semakin besar pula penilaian mereka terhadap barang yang dilelang. seperti gambar di bawah ini.

bab 2 table anchoring

walaupun saat experiment para peserta diberikan pertanyaan apakah no digit mereka mempengaruhi keputusan mereka dalam menilai barang lelang, mereka menjawab tidak sama sekali terpengaruh, namun hasil dari experiment menunjukan hasil yang jelas. hal ini membuktikan bahwa dalam mengambil keputusan manusia berdasarkan lingkungan sekelilingnya dalam mengambil keputusan termasuk menentukan harga yang pantas menurutnya secara sadar atau tidak sadar. walaupun sebenarnya harga awal / anchoring itu tidak berdasarkan alasan yang masuk akal.

harga awal ini juga akan terus menjadi patokan kita dalam mengambil keputusan selanjutnya, tidak hanya pada harga barang2 sejenis, namun juga pada harga2 barang yang berkaitan secara langsung maupun tidak. seperti halnya apa bila kita membeli sebuah televisi dengan harga 3jt, maka pada televisi yang lain kita akan menerapkan harga awal 3jt sebagai pertimbangan. contoh lainya adalah saat kita tinggal di desa dengan tingkat biaya hidup yang rendah kemudian kita pindah ke kota dengan biaya hidup yang lebih mahal. walaupun gaji kita bertambah dan biaya hidup dikota lebih mahal. kita akan berusaha mencukupi kehidupan kita dengan biaya yang biasa kita keluarkan di desa. sebaliknya apa bila kita ke desa dengan biaya hidup yang lebih rendah, karena kita terbiasa hidup dengan biaya yang lebih tinggi, maka kita akan terus hidup memkai standard hidup kita yang sebelumnya walaupun kenyataanya akan hidup berlebihan di desa.

jadi saat kita sudah mengalami membeli sebuah barang dengan harga tertentu, harga tersebut akan mempengaruhi kita dalam membeli barang sejenis atau yang berkaitan denganya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

NUJABES – IMAJINARY

%d bloggers like this: